Opini  

Yuk Pahami, Cara Mendidik Anak Ditengah Gempuran Digital

upaya mendidik anak diera digital

NewsPendidikan – Tidak dapat dipungkiri teknologi digital saat ini hadir dalam kehidupan keluarga tanpa terbendung baik orang tua maupun anak-anak kecil menjadi pengguna media digital dalam berbagai bentuk, Seperti komputer, Smart phone, permainan atau game, maupun aplikasi lain. Dengan adanya teknologi seperti ini justru membuat seluruh anggota keluarga terpisahkan karena mereka lebih tertarik menghabiskan waktu dengan perangkat digital mereka daripada berinteraksi bersama, yang lebih parahnya orang tua dan anak bisa mengalami masalah kecanduan gadget.

Orang tua sangat berperan penting dalam pembentukan karakter anak. Peran dan upaya orang tua sangat dibutuhkan karena anak pada zaman millenial ini sangat mudah terpengaruh ke jalan yang negatif. Karena di dalam teknologi ini jika tidak pandai dan selektif menggunakannya maka akan sangat berpengaruh terhadap  karakter atau perilaku anak.  Karakter atau perilaku yang baik berkaitan dengan mengetahui yang baik (knowing the good), mencintai yang baik (loving The Good), dan melakukan yang baik (Acting The Good).

Dalam upaya menghasilkan generasi penerus yang tangguh dan berkualitas, diperlukan adanya usaha yang konsisten dari orang tua didalam melaksanakan tugas memelihara, mengasuh dan mendidik anak-anak mereka baik lahir maupun batin sampai anak tersebut dewasa dan atau mampu berdiri sendiri, dimana tugas ini merupakan kewajiban orang tua. Begitu pula halnya terhadap pasangan suami istri yang berakhir perceraian, ayah dan ibu tetap berkewajiban untuk memelihara, mengasuh dan mendidik anak-anaknya. Dalam pendidikan keluarga yang harus memperhatikan anak, saat menggunakan perangkat digital. Perangkat-perangkat digital itu, antara lain televisi, komputer, ponsel cerdas, komputer tablet dan lain-lain. Karena dapat mengakibatkan dampak yang buruk

Baca Juga: Pahami Beberapa Dampak Perilaku Mager

Kita ketahui bersama di zaman modern perilaku anak-anak milenial ini ditandai dengan semakin kuatnya pengguanaan gadget. Berdasarkan data statistik pengguna  internet  di  Indonesia, rata-rata penduduk Indonesia menghabiskan waktu mengakses informasi   melalui gadget   selama 5,5 jam perhari. Sementara penggunaan internet  melalui smartphone atau telepon genggam sekitar 2,5 jam perhari.

Untuk mencapai generasi millenial good citizenship orang tua perlu menerapkan pola asuh yang demokratis, dimana orang tua mampu memberikan kebebasan anak dalam bereksplorasi, memberikan contoh yang baik kepada anak (modelling). Orang tualah sebagai contoh pertama bagi anaknya maka dari itu jadilah contoh yang baik bagi anak. Orang tua sebagai pemantau bagi anak, apa yang dilakukan anak sebagai orang tua harus mengawasi terus kegiatan anak serta orang tua memberikan kasih sayang pada anak (mentoring), sebagai orang tua harus bisa memberikan bantuan terhadap setiap kesulitan anak dalam proses tumbuh kembangnya (organizing) dan menjadi sumber pengetahuan dasar anak terhadap setiap aspek pengetahuan akan nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di lingkungan keluarga dan masyarakat (teaching).

Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan orang tua dalam membentuk karakter anak:

1. Pendidikan Akidah

Pendidikan islam dalam keluarga harus memperhatikan pendidikan akidah islamiyah, dimana akidah itu merupakan inti dari dasar keimanan seseorang yang harus ditanamkan kepada anak sejak dini. Sejalan dengan firman Allah yang artinya: “Dan ingatlah ketika Luqman berkata kepada anaknya di waktu ia memberi pelajaran padanya: Hai anakku janganlah kamu mempersekutukan Alloh benar-benar merupakan kedzaliman yang besar (Q.S. Luqman:13).   Ayat  ini menjelaskan bahwa akidah harus ditanamkan sejak dini kepada anak sebagai pedoman hidupnya.

2. Pendidikan Ibadah

Aspek pendidikan ibadah inilah yang paling penting diterapkan dan ditanamkan kepada anak, sedari kecil ajarkan kepada anak untuk mendirikan shalat agar ketika ia dewasa sudah terbiasa dan menjadikan shalat sebagai kewajiban dan kebutuhan. Sebagaimana firman Allah dalam surah Luqman:17

“Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah manusia untuk mengerjakan yang baik dan cegahlah mereka dari perbuatan munkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu, sesungguhnya hal yang demikian itu termasuk diwajibkan oleh Alloh,”(QS. Luqman:17).

3. Pendidikan Akhlakul Karimah

Orang tua mempunyai kewajiban untuk menanamkan akhlakul karimah pada anak-anaknya, dan pendidikan akhlakul karimah sangat penting untuk diberikan oleh orang tua kepada anak-anknya dalam keluarga, sebagaimana firman Alloh yang artinya. “Dan sederhanakanlah kamu dalam berjalan dan lunakanlah suaramu dan sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara himar,”( QS.Luqman:19 ).

Dalam ayat ini menjelaskan bahwa anak harus bertingkah laku, berakhlak dan bertutur kata yang baik, menghormati orang tua.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *