Kepolisian Terapkan Aturan Baru Skema Poin Dalam Aturan Tilang

Sistem Tilang Skema Poin

NewsPendidikan – Kepolisian terapkan aturan baru dalam sistem tilang dengan menggunakan skema poin, yang nantinya akan ditandai melalui Surat Izin Mengemudi (SIM). Ketika pengendara telah melanggar lalu lintas dan poin telah tercapai sebanyak 12. Maka SIM pengendara akan dicabut.

Melansir dari NTMC Polri, Direktorat Penegak Hukum (Dirgakkum) Korps Lalu Lintas (Korlantas), Brigjen Aan Suhanan mengatakan bahwa dalam sistem ini nantinya pemegang SIM akan diberikan batas 12 poin. Ketika pengendara melakukan pelanggaran baik dalam lalu lintas atau melakukan kecelakaan. Maka poin ini akan berkurang sesuai aturan yang berlaku.

Ketika telah tercapai 12 poin maka ketika nanti akan melakukan perpanjangan SIM, pengendara tidak bisa langsung melakukan perpanjangan karena telah melakukan pelanggaran dan batas poin telah habis. Untuk membuat SIM lagi harus melakukan uji ulang karena telah melanggar sistem tilang skema poin.

Baca Juga: Putin Batal Hadir G20 di Bali Mendatang

”Saat 12 Poin telah habis, maka pada saat perpanjangan SIM harus melalui uji ulang. Jadi tidak bisa perpanjangan langsung karena poinnya sudah habis. Batasnya 12, jadi kalau kita dapat sim ada 12 poin. Nanti kalau melanggar tegurannya akan masuk ke aplikasi ETLE,” papar Aan.

”Pelaku tabrak lari akan menghabiskan 12 poin secara langsung. SIM pelaku akan dicabut secara permanen. “Ada yang langsung habis poinnya yaitu tabrak lari akan mendapatkan pengurangan point 12, langsung habis dan secara permanen bisa dicabut SIM nya untuk kecelakaan lalu lintas tabrak lari,” ucap Aan

Aturan pengurangan poin pelanggar lalu lintas

1. Pelanggar akan mendapatkan pengurangan lima poin

  • Ketika tidak membawa SIM saat berkendara
  • Melanggar aturan lalu lintas yang berlaku
  • Mengemudikan kendaraan bermotor secara ugal-ugalan tanpa menghiraukan aturan yang berlaku
  • Menggunakan kendaraan dengan kecepatan tinggi

2. Pelanggar akan mendapatkan pengurangan tiga poin

  • Memakai dan memalsukan plat nomor polisi
  • Mengabaikan keselamatan pejalan kaki
  • Kendaraan tidak dilengkapi STNK
  • Melakukan modifikasi kendaraan yang mengganggu pengendara laon
  • Mengemudikan kendaraan tanpa nomor

3. Pelanggar akan mendapatkan pengurangan satu poin

  • Tidak menggunakan helm saat berkendara
  • Tidak memakai sabuk pengaman ketika menggunakan kendaraan roda empat
  • Mengangkut orang dengan mobil barang
  • Berkendara di luar jalur
  • Bagi transportasi umum yang menurunkan penumpang di selain pemberhentian

Aturan pelanggaran kecelakaan lalu lintas

  1. Pelanggar akan mendapat pengurangan 12 poin sekaligus. Hal ini ketika pengendara menyebabkan kecelakaan dengan korban luka berat/meninggal.
  2. Pelanggar akan mendapat pengurangan 10 poin. Hal ini bisa terjadi ketika menyebabkan kecelakaan dengan korban luka berat/meninggal.
  3. Pelanggar akan mendapat pengurangan 5 poin. Hal ini terjadi ketika pengendara membahayakan nyawa/barang.

Nah itulah beberapa aturan baru yang telah Sistem Tilang Kepolisian Indonesia, maka kepada pengendara dharap berhati-hati dalam berkendara dan mematuhi lalu lintas yang telah berlaku

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *